Otoritas Umum untuk Perawatan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi resmi mengumumkan sederet aturan yang harus dipatuhi jemaah perempuan ketika beribadah di Makkah dan Madinah. Kebijakan ini dirancang untuk menjaga ketertiban, kenyamanan, serta kekhusyukan di area Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang setiap hari dipadati jutaan jamaah dari seluruh dunia.
Dalam laporan yang dikutip dari Gulf News, aturan tersebut tidak hanya menekankan aspek kesopanan dan kebersihan, tetapi juga mengatur cara bergerak dan beraktivitas di dalam area masjid.
9 Aturan Wajib untuk Jemaah Perempuan
Berikut pedoman resmi yang perlu diperhatikan:
1. Mengenakan Pakaian Sesuai Syariat
Busana harus menutup aurat, sopan, dan tidak menarik perhatian.
2. Bersikap Kooperatif dengan Petugas
Petugas masjid memiliki wewenang penuh untuk mengatur arus jamaah demi menjaga ketertiban.
3. Tidak Tidur atau Duduk Sembarangan di Lantai
Area salat harus tetap bersih dan tertib, sehingga tidak diperkenankan tidur di tempat sempit atau jalur lalu lintas jamaah.
4. Menjaga Kelurusan Saf
Jemaah wajib mengikuti barisan saf yang telah ditentukan agar ibadah berlangsung rapi.
5. Menjaga Kebersihan Area Salat
Kebersihan menjadi prioritas utama di dua masjid suci.
6. Tidak Makan atau Minum di Area Salat
Makanan dan minuman hanya diperbolehkan di area tertentu yang ditetapkan pihak masjid.
7. Tidak Membuat Keributan
Jaga ketenangan demi kekhusyukan ibadah jemaah lain.
8. Tidak Menginjak Karpet dengan Sepatu
Kebersihan karpet salat harus dijaga dengan melepas alas kaki sebelum masuk.
9. Tidak Meninggalkan Barang Bawaan Tanpa Pengawasan
Barang yang ditinggalkan tanpa pemilik dapat mengganggu keamanan dan berpotensi disita petugas.
Jadwal Khusus Masuk Raudah untuk Jemaah Perempuan
Raudah Asy-Syarifah merupakan salah satu lokasi paling mulia di Masjid Nabawi. Karena tingginya animo jamaah, otoritas Saudi menetapkan pembagian waktu kunjungan agar lebih teratur.
Jadwal untuk Jemaah Perempuan:
- Setelah Subuh – 11.00 WIB
- Setelah Isya – 02.00 dini hari
Jadwal untuk Jemaah Laki-laki:
- 02.00 – Subuh
- 11.30 – Isya
Pembagian waktu ini memungkinkan setiap kelompok jamaah mendapatkan kesempatan masuk tanpa berdesakan.
6 Larangan Penting di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
Selain aturan khusus untuk perempuan, terdapat larangan umum yang berlaku bagi seluruh jamaah:
1. Membawa atau Membentangkan Spanduk/Bendera
Demi menjaga kerapian visual dan ketertiban.
2. Mengambil Barang Temuan
Barang hilang harus dilaporkan kepada petugas, bukan diambil sendiri.
3. Berkerumun Lebih dari Lima Orang
Kerumunan besar dapat menghambat pergerakan jamaah lain.
4. Merekam Video Durasi Panjang
Penggunaan tripod, lampu tambahan, dan peralatan profesional dilarang.
5. Membuang Sampah Sembarangan
Jaga kebersihan masjid, termasuk area luar dan dalam.
6. Merokok
Dilarang keras di seluruh kawasan dua masjid suci.
Penutup: Persiapan Penting bagi Jemaah Perempuan
Memahami aturan-aturan ini akan sangat membantu jemaah—terutama perempuan—untuk beribadah dengan lebih nyaman dan terarah. Persiapan sebelum keberangkatan, termasuk memahami adab di masjid, menjadi kunci agar perjalanan ibadah berjalan lancar dan penuh kekhusyukan.
Sumber:
Artikel ini diolah ulang dari berita di himpuh.or.id.