Riyadh — Dewan Asuransi Kesehatan Arab Saudi (Saudi Council of Health Insurance) berencana menggandeng firma konsultan untuk melakukan kajian terkait pemberian paket manfaat asuransi bagi para pekerja individu yang hingga kini belum tercakup dalam perlindungan asuransi.
Kajian tersebut akan meneliti dampak penerapan asuransi kesehatan wajib bagi seluruh pekerja domestik yang terdaftar pada satu majikan dengan jumlah lebih dari empat orang. Aturan ini mulai berlaku sejak 1 Juli 2024.
Selain itu, penelitian juga akan mencakup penyusunan laporan mengenai hasil implementasi serta memberikan pandangan teknis terkait kelayakan perluasan bertahap cakupan asuransi bagi kategori pekerja lainnya, termasuk yang memiliki tiga atau bahkan dua pekerja domestik.
Dewan Asuransi Kesehatan juga akan meninjau kemungkinan peningkatan batas perlindungan sesuai dengan Kebijakan Asuransi Kesehatan Terpadu yang telah disetujui.
Kebijakan asuransi bagi pekerja domestik ini mencakup layanan kesehatan primer, layanan kesehatan publik, serta penanganan darurat. Perlindungan juga termasuk rawat inap tanpa biaya tambahan, perawatan darurat di klinik dengan jumlah kunjungan tanpa batas, vaksinasi, dan pemeriksaan medis.
Langkah ini diharapkan dapat memperluas perlindungan kesehatan bagi lebih banyak pekerja di Arab Saudi sekaligus memperkuat sistem jaminan sosial di sektor tenaga kerja domestik.
Sumber: saudigazette.com.sa



