Riyadh, 7 Juli 2025 — Arab Saudi menegaskan kembali komitmennya terhadap pengembangan digital yang inklusif dan berkelanjutan dalam pertemuan tahunan UN Broadband Commission for Sustainable Development yang digelar tahun ini, bertepatan dengan peringatan 15 tahun pendirian komisi tersebut.
Dalam forum global tersebut, Arab Saudi diwakili oleh Penjabat Gubernur Otoritas Komunikasi, Antariksa, dan Teknologi (CST), Eng. Haytham AlOhali.
Dukungan Penuh terhadap SDGs dan Transformasi Digital Global
Eng. AlOhali menegaskan bahwa Arab Saudi terus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui akselerasi transformasi digital, pengurangan kesenjangan digital (digital divide), serta perluasan akses teknologi informasi dan komunikasi.
“Kami berkomitmen untuk menjadikan pengembangan digital sebagai sarana yang inklusif, setara, dan terjangkau bagi semua,” tegas AlOhali.
Ia menyampaikan bahwa strategi digital nasional Arab Saudi telah sejalan dengan visi global ITU Connect 2030, termasuk melalui kerja sama strategis dalam menyusun studi global “Connecting Humanity Through Sustainable, Affordable, and Innovative Solutions.”
Capaian dan Inisiatif Strategis Arab Saudi di Sektor Digital
Beberapa terobosan dan kontribusi utama Arab Saudi diungkapkan dalam forum, antara lain:
✅ Inisiatif Akses Terbuka (Open Access Initiative)
- Mendorong kolaborasi antar-penyedia jaringan
- Lebih dari 3,9 juta rumah telah terhubung dengan jaringan serat optik (fiber optic), melampaui target nasional
✅ Investasi Teknologi Jaringan Non-Terestrial
- Fokus pada satelit orbit rendah (LEO) dan High Altitude Platform Systems (HAPS)
- Untuk menjangkau wilayah-wilayah pelosok dan kurang terlayani
✅ Peluncuran “Digital Sustainability Tool”
- Inisiatif kerja sama dengan Digital Cooperation Organization (DCO)
- Bertujuan mendorong praktik digital yang berkelanjutan dan ramah lingkungan
✅ Kepemimpinan dalam Circular Digital Economy
- Saudi memimpin jalur aksi Circular Digital Economy dalam inisiatif Green Digital Action yang dipimpin ITU
Seruan Kolaborasi Global untuk Jembatani Kesenjangan Digital
Eng. AlOhali menekankan bahwa kesenjangan digital global masih menjadi tantangan besar dan mendesak.
“Kita membutuhkan kerja sama internasional yang lebih kuat untuk mewujudkan pembangunan digital yang inklusif,” ujarnya.
Penutup: Arab Saudi Menuju Sentral Digital Global
Partisipasi aktif Arab Saudi di forum ini mengukuhkan perannya sebagai salah satu aktor kunci dalam ekosistem digital global, sejalan dengan Visi 2030. Dengan infrastruktur yang maju, strategi nasional yang agresif, dan komitmen lintas sektor, Arab Saudi menempatkan dirinya sebagai pusat inovasi digital Timur Tengah yang semakin diperhitungkan dunia.



