Riyadh, 6 Juli 2025 — Pemerintah Arab Saudi mencatat lonjakan luar biasa dalam jumlah jamaah Umrah tahun 2024, mencapai 16,92 juta orang dari berbagai negara. Angka ini mencerminkan pertumbuhan 101% dibandingkan tahun 2022, melampaui target yang ditetapkan.
Data tersebut dipublikasikan dalam laporan resmi Program Doyof Al-Rahman, bagian dari Visi Saudi 2030, yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman spiritual bagi tamu Allah.
Makkah dan Madinah Masuk Peringkat Global
Dalam laporan indeks global:
- Makkah menempati peringkat ke-5 dunia dalam jumlah kunjungan internasional.
- Madinah melesat ke posisi ke-7 dalam Tourism Performance Index.
Pencapaian ini mengukuhkan Arab Saudi sebagai destinasi religi dan wisata kelas dunia.
89 Inisiatif Lintas Kementerian Dijalankan
Program Doyof Al-Rahman mengoordinasikan lebih dari 89 inisiatif bersama 40+ lembaga pemerintah, mencakup seluruh aspek perjalanan jamaah:
- Transportasi dan akomodasi
- Ritual ibadah (Manasik)
- Kunjungan ke situs sejarah dan arkeologi
- Transformasi digital layanan ibadah
Kepatuhan terhadap standar pelayanan tercatat mencapai 95%.
13 Juta Pengunjung ke Al-Rawdah Al-Sharif
Kunjungan ke Al-Rawdah Al-Sharif (di Masjid Nabawi) juga melonjak signifikan:
- 2022: 4 juta pengunjung
- 2024: 13 juta pengunjung
Tingkat kepuasan jamaah naik dari 57% menjadi 81%, berkat peningkatan kualitas layanan dan sistem digitalisasi.
153.000 Relawan Aktif di Musim Haji dan Umrah
Tahun 2024 juga menandai rekor tertinggi dalam partisipasi masyarakat:
- Relawan aktif: 153.000 orang (naik dari 15.000 pada 2022)
- Fokus pada pelayanan jamaah dengan semangat, keikhlasan, dan keramahtamahan ala Saudi.
Terobosan Digital: Nusuk App dan Makkah Route
Beberapa capaian digital terdepan:
- Aplikasi Nusuk: Menyediakan 100+ layanan digital untuk jamaah dari seluruh dunia.
- Program Makkah Route: Telah melayani lebih dari 940.000 jamaah, menyederhanakan proses imigrasi dan logistik sejak dari negara asal.
- Pusat layanan Enaya: Melayani hingga 3 juta jamaah dengan dukungan medis dan informasi.
Dukungan Internasional dan Pembukaan Rute Baru
Sepanjang 2024, dilakukan:
- 33 kunjungan luar negeri, melibatkan maskapai, agen haji, dan entitas swasta.
- Tujuan: membuka lebih banyak rute penerbangan, mempermudah kedatangan jamaah, serta memperluas kolaborasi internasional.
Menteri Haji dan Umrah: “Prestasi Berkat Kolaborasi Lintas Sektor”
Menteri Haji dan Umrah, Tawfiq Al-Rabiah, mengapresiasi:
“Semua pencapaian ini adalah hasil kerja sama lebih dari 40 lembaga pemerintah dan mitra swasta. Mereka bekerja dengan penuh tanggung jawab agama dan nasional.”
Al-Rabiah juga menekankan peran penting Kartu Nusuk, peluncuran 15 situs sejarah baru di Makkah dan Madinah, serta standar baru pelayanan jamaah global.
Penutup
Dengan pencapaian yang sangat signifikan di tahun 2024, Arab Saudi terus menunjukkan keseriusan dalam menjadikan pengalaman Haji dan Umrah semakin mudah, nyaman, dan penuh makna. Peningkatan layanan, digitalisasi, dan peran aktif masyarakat menjadikan sistem penyelenggaraan ibadah tamu Allah sebagai model inspiratif di dunia Islam.



