Riyadh, 27 Juni 2025 — Pemerintah Arab Saudi telah berhasil memfasilitasi kepulangan hampir 65.000 jemaah haji asal Iran usai menunaikan ibadah Haji 1446 H/2025 M. Sebanyak 11.000 jemaah lainnya dijadwalkan akan menyusul dalam beberapa hari ke depan, menandai komitmen Kerajaan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh tamu Allah, tanpa terkecuali.
Arahan Langsung dari Raja Salman dan Putra Mahkota
Operasi pemulangan jemaah ini merupakan bagian dari arahan langsung Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdulaziz, serta Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang menekankan pentingnya menjamin perjalanan pulang yang aman, efisien, dan manusiawi bagi seluruh jemaah, termasuk dari Iran.
Ribuan Perjalanan Antar-Jemput Disiapkan
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyampaikan bahwa pihaknya telah:
- Menyediakan lebih dari 2.000 perjalanan antar-jemput antara Bandara Arar dan Pelabuhan Perbatasan Jadidat Arar,
- Mengoperasikan 200 bus yang menyelesaikan lebih dari 1.500 perjalanan lintas wilayah Irak menuju perbatasan Iran.
Seluruh proses ini dilakukan secara tertib dan sesuai dengan protokol keamanan dan kesehatan.
Kolaborasi Lintas Lembaga Pemerintah
Upaya ini juga didukung penuh oleh:
- Kementerian Dalam Negeri Saudi, dan
- Direktorat Jenderal Imigrasi dan Paspor,
yang bekerja siang malam untuk memastikan keamanan perbatasan, efisiensi proses imigrasi, serta kelancaran perjalanan darat dan udara.
Simbol Diplomasi Lintas Negara
Fasilitasi ini juga menjadi bukti nyata meningkatnya hubungan diplomatik antara Arab Saudi dan Iran, yang kini menunjukkan kemajuan dalam kerja sama regional, terutama dalam hal pelayanan jemaah haji.



