Arab Saudi Mulai Matangkan Persiapan Haji 2026
ALZAMTOUR.COM – Menjelang musim haji 1447 H/2026 M, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi (Kemenhaj) mempercepat koordinasi dengan negara-negara pengirim jamaah. Setidaknya, lebih dari 75 negara ikut serta dalam forum persiapan yang digelar secara virtual, Jumat (3/10/2025).
Pertemuan ini melibatkan Kantor Urusan Haji (KUH) masing-masing negara mitra. Agenda utamanya adalah membahas aturan terbaru haji 2026, teknis keberangkatan, hingga instruksi regulasi yang akan diberlakukan oleh otoritas Saudi.
Forum Konsultasi untuk Jamaah Lebih Nyaman
Selain penyampaian aturan, forum ini juga menjadi ruang konsultasi terbuka. Perwakilan dari berbagai negara diberi kesempatan untuk menyampaikan masukan, permintaan khusus, dan pertanyaan terkait teknis penyelenggaraan haji.
Semua aspirasi itu dijawab langsung oleh Kemenhaj, sehingga jamaah mendapat kepastian sejak sebelum keberangkatan.
“Tujuan utama kami adalah memberikan pengalaman terbaik bagi para Tamu Allah dengan perjalanan yang aman, lancar, dan minim kendala,” bunyi pernyataan resmi Kemenhaj.
Transformasi Digital Jadi Andalan
Saudi kini semakin gencar melakukan transformasi digital dalam layanan haji. Mulai dari sistem visa elektronik (e-visa), aplikasi pendamping jamaah, hingga manajemen keberangkatan berbasis digital.
Dengan teknologi ini, hambatan teknis diharapkan bisa diminimalisir, sehingga jamaah lebih fokus pada ibadah.
Fondasi Awal Penyelenggaraan Haji 2026
Kemenhaj menegaskan bahwa forum koordinasi internasional ini bukan sekadar rutinitas, melainkan pondasi utama dalam penyelenggaraan haji.
“Pertemuan persiapan ini adalah langkah mendasar untuk memastikan perjalanan jamaah dari tanah air hingga kembali ke negara masing-masing berjalan aman, lancar, dan teratur,” tegas Kemenhaj.



