PT. Alzam Amanah Baitullah
alzamtour.com

Riyadh Ganti Nama Jalan Utama untuk Hormati Mantan Grand Mufti Abdulaziz Al-Sheikh

Riyadh Resmi Ganti Nama Jalan untuk Penghormatan

ALZAMTOUR.COM – Pemerintah Arab Saudi resmi mengganti nama salah satu jalan utama di ibu kota Riyadh. Musa bin Nusayr Street yang terletak di kawasan Al-Olaya kini berubah nama menjadi Sheikh Abdulaziz Al-Sheikh Street, sebagai bentuk penghormatan kepada mantan Grand Mufti Arab Saudi, Sheikh Abdulaziz bin Abdullah bin Muhammad Al-Sheikh, yang wafat pada 23 September 2025 lalu.

Instruksi perubahan nama jalan ini datang langsung dari Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman. Menurut Saudi Press Agency (SPA), keputusan ini merupakan pengakuan atas dedikasi dan kontribusi besar sang ulama dalam membimbing umat Islam.


Kiprah Panjang Sang Ulama

Sheikh Abdulaziz menjabat sebagai Mufti Besar Arab Saudi sejak Juni 1999, dan selama lebih dari 25 tahun ia menjadi sosok sentral dalam penafsiran syariat Islam.

Di bawah kepemimpinannya, lembaga keulamaan Saudi memasuki era baru:

  • Fikih tradisional diselaraskan dengan kebutuhan negara modern.
  • Fatwa-fatwa diarahkan untuk menjawab persoalan hukum, sosial, hingga keuangan kontemporer.

SPA mencatat, penghormatan ini menegaskan peran beliau dalam memperkuat posisi ilmu fikih dan hukum Islam di dunia Muslim.


Jalan Baru dengan Papan Nama Baru

Pemerintah Kota Riyadh sudah menuntaskan pemasangan papan nama baru. Jalan Sheikh Abdulaziz Al-Sheikh Street kini terkoneksi dengan poros penting, antara lain King Fahd Road, Al-Orouba Road, Al-Takhassusi Road, dan Al-Olaya Street.

Langkah ini dipandang bukan hanya sekadar simbol penghormatan, melainkan juga pengingat akan dedikasi ulama besar yang sepanjang hidupnya berkhidmat kepada ilmu dan umat.


Akhir Sebuah Era, Warisan Tetap Hidup

Sheikh Abdulaziz wafat di usia 82 tahun. Selain sebagai Mufti Besar, beliau juga menjabat Ketua Dewan Ulama Senior, Kepala Badan Riset dan Fatwa, serta Ketua Dewan Tertinggi Liga Muslim Dunia.

Kepergian beliau disebut sebagai akhir sebuah era bagi institusi keagamaan Saudi. Namun, warisan keilmuan berupa fatwa, risalah, dan karya intelektualnya diyakini akan terus hidup dan memberi manfaat bagi umat Islam di seluruh dunia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

wpChatIcon
wpChatIcon
Scroll to Top