PT. Alzam Amanah Baitullah
alzamtour.com

✈️ Bandara Dhoho dan YIA Ditargetkan Layani Penerbangan Jemaah Haji Mulai 2026

Rencana pemerintah menambah bandara keberangkatan jemaah haji di Indonesia kini makin konkret. Dua bandara baru — Bandara Dhoho Kediri dan Yogyakarta International Airport (YIA) — sedang dipersiapkan menjadi embarkasi haji baru, dengan target beroperasi paling cepat pada musim haji 1447 H (2026) atau paling lambat 1448 H (2027).

Deputi Bidang Koordinasi Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menyampaikan bahwa timnya telah melakukan kajian langsung di Bandara Dhoho.

“Tim kami sudah melakukan site visit ke Dhoho beberapa waktu lalu untuk mengumpulkan dan mengevaluasi aspek kelayakan,” jelas Puji, dikutip Minggu (5/10/2025).

Puji menegaskan bahwa pembukaan Bandara Dhoho bukan untuk menggantikan embarkasi Surabaya, melainkan menambah jumlah pintu keberangkatan jemaah menuju Tanah Suci, mengingat beban embarkasi Surabaya sudah sangat tinggi.


🕋 Tambahan Gerbang Menuju Tanah Suci

Penambahan embarkasi dinilai penting untuk mengurai kepadatan jemaah di Surabaya. Dengan hadirnya Bandara Dhoho, beban keberangkatan di wilayah Jawa Timur bagian barat dan selatan diharapkan bisa terbagi lebih merata.

Selain Dhoho, Bandara YIA di Kulon Progo, Yogyakarta, juga ditargetkan menjadi pintu keberangkatan haji baru. Pemerintah telah meninjau fasilitasnya untuk memastikan standar pelayanan jemaah dapat terpenuhi.

“Target paling lambat adalah musim haji 1448 H (2027 M),” tambah Puji.

Mulai penyelenggaraan haji 2026, tanggung jawab pelaksanaan akan berada di bawah Kementerian Haji dan Umrah, yang tengah menyusun peta jalan integrasi sistem embarkasi dan pelayanan jemaah.


🏗️ Kemenhub: Harus Penuhi Standar 4.000 Jamaah dan CIQ Lengkap

Dirjen Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menegaskan bahwa penetapan bandara embarkasi haji tetap menjadi kewenangan Kementerian Haji dan Umrah. Namun, setiap usulan harus melalui evaluasi teknis dari Kementerian Perhubungan.

“Syarat utama sebuah bandara bisa ditetapkan sebagai embarkasi haji adalah mampu melayani minimal 4.000 jemaah serta memiliki fasilitas asrama haji dan layanan CIQ (Custom, Immigration, Quarantine) lengkap,” ujarnya.

Lukman menambahkan, Kemenhub memastikan seluruh operasional penerbangan haji dan umrah berjalan sesuai regulasi, dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan jamaah.


🛫 Bandara Dhoho Klaim Siap Terbangkan Jamaah

General Manager Bandara Kediri, I Nyoman Noer Rohim, menyatakan bahwa PT Angkasa Pura Indonesia sedang melengkapi seluruh persyaratan agar Bandara Dhoho naik status menjadi bandara internasional penuh.

“Secara fasilitas, Bandara Kediri memiliki spesifikasi mumpuni dan sudah siap melayani penerbangan haji dan umrah,” ungkap Nyoman.

Dengan pembangunan infrastruktur yang terus dikebut dan integrasi antarinstansi, pemerintah berharap keberangkatan jamaah haji dari Jawa Timur dan Yogyakarta ke Tanah Suci akan semakin efisien, tanpa harus menumpuk di Surabaya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

wpChatIcon
wpChatIcon
Scroll to Top