Jeddah — Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi resmi meluncurkan survei elektronik multibahasa guna mengukur tingkat kepuasan jemaah Haji 1446 H / 2025 M. Survei ini terbuka bagi seluruh jemaah, baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri, dan bertujuan untuk mengumpulkan masukan langsung terkait pengalaman mereka selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Tersedia dalam 9 Bahasa untuk Jangkauan Global
Untuk memastikan akses yang inklusif, survei ini tersedia dalam sembilan bahasa internasional, yaitu:
- Arab
- Inggris
- Spanyol
- Persia
- Prancis
- Hindi
- Melayu
- Turki
- Mandarin
Dengan pendekatan multibahasa ini, Kementerian Haji dan Umrah berupaya menjangkau semua kalangan jemaah dan memastikan bahwa layanan yang diberikan benar-benar mencerminkan harapan dan kebutuhan beragam latar budaya.
Mendukung Visi Saudi 2030: Layanan Haji yang Lebih Baik dan Personal
Survei ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah Arab Saudi untuk terus melakukan peningkatan layanan haji yang selaras dengan Visi Saudi 2030, yang menekankan pada pengalaman spiritual yang lancar, nyaman, dan bermakna bagi setiap jemaah.
“Masukan dari jemaah akan menjadi bahan pertimbangan langsung dalam pengambilan keputusan demi peningkatan kualitas pelayanan dan efisiensi operasional,” demikian pernyataan resmi Kementerian.
Cara Berpartisipasi dalam Survei
Seluruh jemaah diimbau untuk ikut serta mengisi survei yang dapat diakses melalui tautan berikut:
👉 https://hajsurvey.com/departure_survey
Partisipasi aktif jemaah dalam survei ini akan membantu pihak kementerian mengevaluasi aspek-aspek penting seperti:
- Kualitas layanan transportasi dan akomodasi
- Proses manasik dan bimbingan ibadah
- Pelayanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
- Sistem antrean dan mobilitas
- Pelayanan kesehatan dan darurat
- Kebersihan dan kenyamanan fasilitas
Kesimpulan: Haji yang Lebih Baik Dimulai dari Suara Jemaah
Melalui inisiatif ini, Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya terhadap transparansi, partisipasi publik, dan penyediaan pengalaman haji yang lebih baik di masa mendatang. Setiap suara jemaah sangat berarti dalam membentuk pelayanan haji yang lebih unggul, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan nyata.



