alzamtour.com — Kerajaan Arab Saudi kembali menegaskan standar istithaah kesehatan atau kemampuan medis yang menjadi syarat wajib bagi seluruh calon jemaah haji tahun 1447 H/2026 M.
Kebijakan ini bertujuan memastikan seluruh jamaah yang berangkat ke Tanah Suci memiliki kondisi tubuh yang layak untuk menunaikan ibadah dengan aman dan tanpa risiko kesehatan serius.
Menurut informasi resmi dari Kantor Urusan Haji RI, terdapat enam kategori kesehatan yang bisa menjadi alasan penundaan atau pembatalan keberangkatan calon jamaah. Berikut penjelasannya 👇
🩺 1. Gagal Organ Utama
Calon jamaah yang mengalami kegagalan fungsi organ vital seperti:
- Gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah rutin,
- Gagal jantung meskipun dengan aktivitas ringan,
- Penyakit paru kronis yang membutuhkan oksigen terus-menerus, atau
- Kerusakan hati parah dengan tanda gagal hati,
tidak memenuhi kriteria istithaah dan disarankan menunda keberangkatan hingga kondisi stabil.
🧠 2. Gangguan Saraf dan Kejiwaan Berat
Penyakit neurologis atau gangguan mental yang menyebabkan penurunan kesadaran, gangguan perilaku, atau hilangnya kendali gerak tubuh termasuk dalam kategori tidak layak berangkat haji.
👴 3. Usia Lanjut dengan Demensia
Lansia dengan tanda-tanda pikun berat (penurunan daya ingat, orientasi, dan fungsi sehari-hari) juga termasuk tidak memenuhi istithaah.
Hal ini demi keselamatan pribadi dan kemudahan dalam menjalankan rangkaian ibadah haji yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental.
🤰 4. Ibu Hamil
Perempuan yang sedang hamil trimester ketiga atau memiliki kehamilan berisiko tinggi di semua fase tidak diperbolehkan berangkat haji, mengingat kondisi perjalanan dan ibadah yang berat di lapangan.
🦠 5. Penyakit Menular Aktif
Pasien dengan penyakit tuberkulosis aktif, demam berdarah, atau penyakit menular berisiko tinggi lainnya akan ditolak keberangkatannya sampai benar-benar dinyatakan sembuh oleh otoritas kesehatan.
🎗️ 6. Pasien Kanker dalam Terapi
Jemaah yang sedang menjalani kemoterapi atau pengobatan intensif yang menurunkan sistem imun juga tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan hingga selesai masa perawatan.
💡 Pesan untuk Calon Jemaah Indonesia
Pemerintah mengimbau seluruh calon jamaah haji Indonesia untuk mulai menjaga kesehatan sejak sekarang.
Langkah sederhana seperti pola makan seimbang, olahraga ringan teratur, dan pemeriksaan medis rutin dapat membantu menjaga kelayakan istithaah menjelang musim haji 2026.



