PT. Alzam Amanah Baitullah
alzamtour.com

🕌 Saudi Arabia & Dunia Islam Kutuk Keras Penodaan Al-Aqsa oleh Menteri Israel

🗓️ Tanggal: 3 Agustus 2025
📍 Lokasi: Riyadh, Arab Saudi

Arab Saudi dan sejumlah organisasi Arab serta Islam mengecam keras aksi provokatif Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, yang menerobos masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada hari Ahad bersama lebih dari 1.200 pemukim ekstremis.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan bahwa pelanggaran berulang semacam ini hanya akan memperburuk ketegangan di kawasan dan menghambat upaya perdamaian. Kerajaan mendesak komunitas internasional agar segera mengambil langkah nyata untuk menghentikan tindakan-tindakan yang melanggar hukum internasional dan norma kemanusiaan.

Kecaman juga datang dari Kementerian Luar Negeri Yordania, yang menilai insiden ini sebagai pelanggaran serius terhadap status hukum dan sejarah Masjid Al-Aqsa. Yordania menegaskan kembali bahwa Masjid Al-Aqsa seluas 144 dunum adalah tempat ibadah khusus bagi umat Islam dan bahwa Israel tidak memiliki hak kedaulatan atasnya.

Kepresidenan Palestina menggambarkan tindakan Ben-Gvir sebagai bentuk nyata ekstremisme pemerintah Israel dan menyerukan agar komunitas internasional, khususnya Amerika Serikat, bertindak tegas terhadap pelanggaran yang berulang ini.

Laporan dari Islamic Waqf di Yerusalem menyebutkan bahwa Ben-Gvir dan para pemukim ekstremis masuk ke dalam kompleks masjid di bawah pengamanan ketat pasukan Israel, serta melakukan ritual Talmud di area suci tersebut. Mereka menyebut kejadian ini sebagai bagian dari serangan sistematis terhadap kesucian Masjid Al-Aqsa.

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Liga Arab turut mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam aksi tersebut. Mereka menilai tindakan ini sebagai provokasi serius terhadap perasaan umat Muslim dan pelanggaran terhadap hak perwalian Hashemite atas situs-situs suci di Yerusalem.

Masjid Al-Aqsa terletak di Yerusalem Timur yang secara hukum internasional diakui sebagai wilayah pendudukan Palestina sejak 1967 dan berada di bawah perwalian Yordania sesuai dengan perjanjian yang diakui secara global.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

wpChatIcon
wpChatIcon
Scroll to Top