Alzam Tour – 11 Juni 2025
Pelaksanaan ibadah haji tahun 1446 H / 2025 M mendapat penilaian positif dari Muhadjir Effendy, Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji sekaligus anggota Amirul Hajj Indonesia. Meski secara umum dianggap berjalan baik, Muhadjir menyoroti adanya tantangan serius akibat perubahan kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi yang diterapkan secara cepat dan drastis.
“Secara keseluruhan, pelaksanaan haji berjalan baik. Namun ada beberapa kebijakan baru dari pihak Saudi yang berubah terlalu cepat, sehingga sistem haji kita—yang berbasis kloter—perlu adaptasi ekstra,” ujar Muhadjir saat meninjau langsung layanan haji di Jeddah, Selasa (10/6/2025).
Perubahan Sistem Syarikah Jadi Tantangan Baru
Salah satu kebijakan yang dinilai cukup berdampak adalah perubahan dalam sistem penyediaan layanan oleh syarikah (perusahaan penyedia layanan haji). Jika sebelumnya hanya ada satu syarikah utama, tahun ini jumlahnya menjadi delapan, yang berarti lebih banyak pihak terlibat dan perlu penyesuaian teknis dalam hal layanan dan koordinasi.
“Ini bukan hal buruk, justru tujuannya baik. Tapi perubahan jumlah syarikah ini membuat koordinasi teknis di lapangan harus jauh lebih detail dan cepat,” jelas Muhadjir.
Apresiasi untuk Makanan Siap Saji, Tapi Distribusi Perlu Diperbaiki
Selain itu, Muhadjir juga memberikan apresiasi terhadap kualitas makanan siap saji yang disediakan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Menurutnya, produk makanan tersebut cukup layak, bersih, dan berkualitas. Namun, distribusinya dinilai masih belum merata dan belum tepat sasaran.
“Makanannya bagus, layak konsumsi, dan higienis. Tapi distribusinya masih perlu dibenahi. Harusnya dibagikan berdasarkan data nama (by name), bukan sekadar jumlah kelompok,” tambahnya.
Ia menambahkan, karena pembagian tidak akurat, masih banyak jamaah yang tidak mendapatkan paket makanan tersebut. Bahkan, beberapa jamaah justru membawa pulang makanan itu sebagai oleh-oleh karena tidak tahu untuk siapa sebenarnya makanan itu diperuntukkan.
Catatan Alzam Tour:
Perubahan kebijakan dari otoritas Arab Saudi memang kerap terjadi dari tahun ke tahun. Karena itu, penting bagi jamaah haji maupun penyelenggara untuk selalu siap dengan informasi terbaru dan fleksibilitas dalam pelayanan.
Sebagai bagian dari komitmen kami, Alzam Tour terus memperbarui sistem layanan dan edukasi kepada jamaah agar mampu beradaptasi dengan perubahan kebijakan di Tanah Suci.
Alzam Tour mendoakan seluruh jamaah Indonesia mendapatkan pengalaman haji yang lancar, nyaman, dan penuh keberkahan. Semoga ikhtiar pemerintah dan semua pihak dalam memperbaiki pelayanan haji terus memberikan manfaat nyata bagi umat.



