Majalengka, 15 Oktober 2025 – AlzamTour.com
Kabar baik datang bagi calon jamaah umrah asal Jawa Barat. Dua maskapai besar, Lion Air dan Garuda Indonesia, dikabarkan siap membuka penerbangan reguler umrah langsung dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Kertajati akan segera bertransformasi menjadi pusat keberangkatan utama jamaah umrah dan haji di wilayah barat Pulau Jawa.
✈️ Kesepakatan Awal dengan Pemprov Jabar dan Travel Umrah
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Barat, Boy Hari Novian, mengungkapkan bahwa pembahasan serius telah dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pihak maskapai, serta sejumlah agen travel umrah.
“Kemarin sudah ada kesepakatan pendahuluan antara Pemprov, travel umrah, dan maskapai – terutama Lion Air dan Garuda Indonesia – untuk membuka penerbangan reguler umrah di Kertajati,” jelas Boy, Senin (13/10).
Pertemuan ini digelar di Gedung Pakuan, Bandung, dan turut dihadiri oleh Menteri Perhubungan.
👥 Potensi Jamaah Umrah Jabar Capai 236 Ribu Orang
Boy menambahkan bahwa potensi pasar umrah di Jawa Barat sangat besar. Hingga Oktober 2025, sebanyak 236 ribu jamaah telah diberangkatkan melalui berbagai travel umrah di wilayah Jabar.
Dengan angka tersebut, BIJB menargetkan agar musim umrah tahun depan sudah dapat melayani penerbangan langsung menuju Jeddah atau Madinah.
Wilayah utama yang akan dilayani mencakup Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Subang, Sumedang, dan Bandung Raya, yang kini semakin mudah dijangkau berkat Tol Cisumdawu.
🕌 Dukungan Pemerintah untuk Jalur Haji dan Umrah
Selain Kemenhaj dan Pemprov Jabar, Kementerian Perhubungan turut mendorong maskapai agar membuka jalur penerbangan domestik dan internasional dari Kertajati.
Rute domestik akan berfungsi sebagai connecting flight bagi jamaah dari berbagai daerah menuju bandara tersebut.
Boy juga menyampaikan bahwa untuk keberangkatan haji 2026, pemerintah tengah menyiapkan penambahan kloter dengan dukungan Asrama Haji Indramayu berkapasitas empat tower, mampu menampung hingga dua kloter per hari.
💸 Penyertaan Modal Rp150 Miliar untuk Perkuat BIJB
Dukungan terhadap BIJB juga datang dari DPRD Jawa Barat. Ketua Komisi III DPRD Jabar, Jajang Rohana, memastikan adanya penyertaan modal sebesar Rp150 miliar untuk memperkuat operasional dan pengembangan bandara.
“Tahun ini disiapkan Rp50 miliar untuk operasional, dan tambahan Rp100 miliar tahun depan untuk pengembangan. Dengan ini, BIJB diharapkan menjadi bandara strategis untuk rute domestik dan internasional,” kata Jajang.
Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjadikan Kertajati sebagai pintu gerbang utama jamaah haji dan umrah asal Jawa Barat.
