ALZAM TOUR – Media sosial kembali dihebohkan oleh kabar menyesatkan soal larangan mengambil foto dan video di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk musim Haji 2026. Informasi tersebut dipastikan hoaks, setelah ditelusuri ke berbagai kanal resmi yang selama ini menjadi rujukan informasi haji dan umrah.
Rumor tersebut menyebar melalui akun-akun tidak resmi yang mengklaim bahwa Arab Saudi menerapkan aturan baru demi menjaga ketertiban jamaah. Namun setelah dicek, tidak ada satu pun pernyataan resmi yang pernah mengumumkan larangan tersebut.
📌 Tidak Ada Aturan Baru dari Otoritas Haji Saudi
Hingga saat ini, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi maupun institusi terkait tidak pernah mengeluarkan kebijakan yang melarang total aktivitas swafoto, fotografi, ataupun perekaman video di dua masjid suci.
Situs The Islamic Information bahkan turut memastikan hal tersebut setelah melakukan pengecekan ke berbagai sumber kredibel. Kesimpulannya: foto dan video masih diperbolehkan selama jamaah mematuhi etika dan tidak mengganggu jalannya ibadah.
Aturan yang tetap berlaku hanya pedoman umum seperti:
- Menghormati jamaah lain
- Tidak menghalangi jalur pergerakan
- Tidak membuat kerumunan
- Tidak mengganggu kekhusyukan ibadah
Pedoman ini sebenarnya berlaku sepanjang tahun, bukan hanya pada musim haji.
🛑 Isu Lama yang Selalu Muncul Menjelang Musim Haji
Otoritas haji mengingatkan bahwa hoaks semacam ini hampir selalu muncul menjelang periode keberangkatan jamaah. Polanya serupa:
- Muncul dari unggahan pribadi tanpa sumber jelas
- Menyebar cepat melalui media sosial
- Dipercaya banyak orang karena sering dibagikan ulang
Calon jamaah dihimbau untuk selalu melakukan cek fakta sebelum mempercayai informasi apa pun. Setiap pengumuman resmi terkait peraturan haji hanya dikeluarkan melalui kanal pemerintah Arab Saudi dan lembaga resmi yang berwenang.
🔚 Sumber:
Artikel ini disusun ulang dan dikembangkan dari himpuh.or.id.



