🕌 Seleksi Petugas Haji 2026 Segera Dimulai
Kementerian Haji dan Umrah RI tengah bersiap membuka seleksi nasional Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun 2026.
Rekrutmen ini menjadi peluang besar bagi masyarakat yang ingin mengabdi sebagai pelayan tamu Allah di Tanah Suci.
Seleksi tahap awal dijadwalkan mulai November 2025, meliputi petugas kloter daerah hingga petugas yang bertugas langsung di Arab Saudi.
“Seleksi PPIH Arab Saudi dan tingkat daerah akan dimulai November ini, sedangkan seleksi tingkat pusat dijadwalkan Desember 2025,” jelas Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf (Gus Irfan) dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta.
💻 Proses Seleksi Digital dan Transparan
Tahun ini, seleksi dilakukan sepenuhnya berbasis sistem informasi terintegrasi. Gus Irfan menegaskan, langkah ini diambil agar proses rekrutmen berlangsung terbuka, objektif, dan bebas penyimpangan.
“Semua tahapan dilakukan secara transparan, mulai dari administrasi, tes kompetensi, hingga wawancara. Setiap tahap akan diawasi secara ketat,” tegasnya.
Sistem digital ini juga memungkinkan peserta memantau langsung hasil seleksi melalui portal resmi, tanpa perlu melalui perantara atau rekomendasi pihak ketiga.
🎓 Bimtek Wajib Januari–Februari 2026
Petugas yang dinyatakan lolos akan mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) nasional pada Januari hingga Februari 2026.
Pelatihan ini mencakup kedisiplinan, manajemen layanan, komunikasi lapangan, hingga penguatan kemampuan bahasa Arab untuk mendukung interaksi langsung dengan jemaah dan otoritas di Arab Saudi.
“Dengan pembinaan yang komprehensif, petugas haji diharapkan mampu memberikan pelayanan profesional, cepat tanggap, dan penuh empati,” ujar Gus Irfan.
Program Bimtek ini juga menjadi bagian dari standarisasi kualitas pelayanan haji nasional, agar setiap petugas mampu mendukung penyelenggaraan haji yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh jemaah.
✈️ Kesempatan Emas untuk Mengabdi
Seleksi ini bukan sekadar rekrutmen biasa, tetapi juga panggilan pengabdian bagi mereka yang ingin berkhidmat di Tanah Suci.
Melalui sistem digital, pemerintah berharap terjaring petugas-petugas terbaik dari seluruh Indonesia, yang siap bekerja dengan integritas tinggi dan semangat melayani.
Dengan langkah ini, penyelenggaraan haji 2026 diharapkan berjalan lebih profesional, modern, dan ramah jemaah—selaras dengan semangat transformasi pelayanan haji nasional.



