Masjidil Haram kembali memperbarui jadwal salat di area Hijir Ismail — salah satu lokasi paling istimewa di sekitar Ka’bah.
Aturan baru ini dibuat agar jamaah bisa beribadah dengan lebih tertib dan mendapat kesempatan yang sama untuk merasakan keutamaan salat di tempat yang diyakini sebagai bagian dari bangunan Ka’bah asli.
Hijir Ismail, atau dikenal juga dengan sebutan The Hateem, adalah area setengah lingkaran di sisi barat Ka’bah. Tempat ini disebut-sebut sebagai lokasi tinggal Nabi Ismail AS dan ibunya, Siti Hajar. Karena letaknya yang sangat dekat dengan Ka’bah, banyak jamaah berlomba untuk bisa salat di dalamnya — meski hanya sebentar.
🕰️ Pembagian Waktu Terbaru untuk Jamaah Laki-Laki dan Perempuan
Menurut pengumuman resmi otoritas Masjidil Haram, waktu salat di Hijir Ismail kini diatur secara bergantian:
- Jamaah laki-laki: pukul 22.00 – 02.00 dini hari
- Jamaah perempuan: pukul 07.30 – 11.00 pagi waktu setempat
Setiap jamaah diberi waktu sekitar 10 menit untuk beribadah sebelum digantikan oleh kelompok berikutnya.
Petugas akan mengatur arus masuk dan keluar melalui pintu barat Masjidil Haram, sehingga tidak terjadi penumpukan jamaah.
Namun jadwal ini bisa berubah sewaktu-waktu, terutama saat proses pembersihan atau kegiatan pemeliharaan area. Karena itu, jamaah disarankan memantau pengumuman terbaru langsung dari petugas di lokasi.
🌙 Keutamaan Salat di Hijir Ismail
Salat di Hijir Ismail memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah SAW bersabda kepada Aisyah RA:
“Salatlah kamu di sini (Hijir Ismail) jika ingin salat di dalam Ka’bah, karena ini termasuk bagian dari Ka’bah.”
(HR. Abu Daud)
Banyak ulama menjelaskan bahwa salat dua rakaat di tempat ini dapat menjadi wasilah pengampunan dosa dan mendatangkan keberkahan hidup.
Tak heran jika setiap musim umrah, area ini menjadi salah satu titik paling ramai dikunjungi jamaah.
📜 Sekilas Sejarah Hijir Ismail
Secara historis, Hijir Ismail dulunya merupakan bagian utuh dari bangunan Ka’bah yang dibangun oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Ketika Kaum Quraisy merenovasi Ka’bah pada abad ke-7 Masehi, mereka kekurangan biaya sehingga sebagian pondasi tidak ikut dibangun ulang — dan itulah yang kini dikenal sebagai Hijir Ismail.
Sejak saat itu, area ini menjadi tempat yang sangat mulia, dan para jamaah dianjurkan untuk salat di dalamnya jika memungkinkan.
🕌 Pesan untuk Jamaah Alzam Tour
Bagi jamaah umrah Alzam Tour yang sedang atau akan beribadah di Tanah Suci, jangan lewatkan kesempatan untuk berdoa dan salat di Hijir Ismail.
Pastikan datang sesuai jadwal, tetap tenang, dan ikuti arahan petugas agar ibadah berjalan dengan nyaman dan penuh keberkahan.



