Washington — Menteri Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi, Bandar Alkhorayef, menggelar serangkaian pertemuan bilateral dengan pimpinan perusahaan industri dan pertambangan besar Amerika Serikat dalam kunjungan resminya ke Washington, Selasa (26/8/2025).
Pertemuan tersebut membahas peluang investasi bersama di sektor industri dan pertambangan, sekaligus menyoroti berbagai insentif yang ditawarkan Saudi untuk mempermudah investasi asing.
Fokus diskusi meliputi penguatan kerja sama industri-pertambangan, identifikasi peluang investasi pada sektor prioritas seperti kimia, penerbangan, dan industri makanan, serta pertukaran keahlian dan transfer teknologi manufaktur dan pertambangan terbaru ke Kerajaan.
Langkah ini mendukung implementasi Strategi Industri Nasional dan Strategi Pertambangan Komprehensif, sejalan dengan tujuan Visi Saudi 2030 untuk menjadikan Kerajaan sebagai pusat industri dan pertambangan global.
Saudi juga menekankan daya saing lingkungan investasinya, mulai dari lokasi strategis yang menghubungkan tiga benua, infrastruktur canggih, layanan logistik modern, harga energi kompetitif, hingga kemudahan perizinan pemerintah.
Beberapa perusahaan AS yang bertemu dengan Alkhorayef antara lain General Mills (industri makanan), Lilac Solutions (pertambangan), RTX Aerospace and Defense, dan International Flavors & Fragrances (kimia).
Pertemuan ini turut dihadiri CEO Pusat Pengembangan Industri Nasional, Saleh Al-Sulami, serta sejumlah pejabat dari kedua negara.
