ALZAMTOUR.COM โ Dalam upaya memperkuat kerja sama penyelenggaraan ibadah haji, Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii melakukan kunjungan resmi ke kantor Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Arab Saudi, Mochamad Irfan Yusuf.
Pertemuan yang berlangsung di Riyadh tersebut membahas langkah strategis menghadapi masa transisi kelembagaan Kementerian Haji dan Umrah yang tengah berjalan di Arab Saudi.
๐ Menjaga Kelancaran di Tengah Masa Peralihan
Dalam diskusi yang berlangsung hangat, Wamenag menegaskan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen penuh menjaga kelancaran operasional haji, terutama pada masa transisi ini.
โKami memastikan seluruh proses peralihan berjalan tanpa gangguan terhadap layanan operasional. Tidak boleh ada hal kecil pun yang menghambat kelancaran penyelenggaraan haji,โ tegas Romo Syafii.
Transisi ini mencakup sejumlah komponen penting seperti kantor operasional Kemenhaj, Asrama Haji, Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT), serta sistem Siskohat (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu) yang menjadi tulang punggung digitalisasi haji Indonesia.
๐ป Fokus pada Sistem Digital dan Efisiensi Layanan
Wamenag menyoroti pentingnya memastikan sistem digital haji tetap berjalan optimal selama masa peralihan.
Menurutnya, stabilitas Siskohat menjadi prioritas utama karena sistem ini memuat seluruh data jamaah, pembayaran, hingga logistik haji.
โKami memastikan transisi digital dilakukan secara hati-hati dan terkoordinasi agar Siskohat tetap berfungsi optimal. Layanan kepada jamaah harus terus berjalan tanpa gangguan,โ ujar Wamenag.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari penataan kelembagaan yang lebih modern, efisien, dan transparan dalam manajemen haji nasional.
๐ค Dukungan dan Apresiasi dari Pemerintah Arab Saudi
Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah Indonesia. Ia menilai kerja sama kedua negara selama ini menjadi contoh baik sinergi dalam pengelolaan jamaah terbanyak di dunia.
โKami mengapresiasi dukungan Kementerian Agama Indonesia yang sangat proaktif dalam masa transisi ini. Dengan sinergi yang baik, kami yakin seluruh operasional dapat berjalan lancar,โ ujar Irfan.
Menhaj juga menegaskan bahwa pemerintah Arab Saudi terus menata ulang sistem kelembagaan dan layanan publik, agar penyelenggaraan haji semakin modern, efisien, dan ramah jamaah.
๐ Komitmen Bersama Menuju Layanan Profesional
Baik Kemenag maupun Kemenhaj sepakat memperkuat koordinasi antarunit teknis, berbagi data, serta melakukan peningkatan kualitas SDM.
Tujuannya jelas: memastikan setiap jamaah mendapatkan pelayanan profesional, cepat, dan aman di setiap tahapan perjalanan haji.
โKami berkomitmen menghadirkan tata kelola yang profesional dan berorientasi pada umat. Semua langkah harus sejalan dengan semangat pelayanan yang transparan dan akuntabel,โ tutup Romo Syafii.
Pertemuan ini menandai babak penting dalam penguatan hubungan bilateral bidang haji dan menjadi sinyal positif bahwa masa transisi kelembagaan tidak akan mengganggu pelayanan jamaah Indonesia di Tanah Suci.
