Umrah Musim Dingin Jadi Tren Jamaah Indonesia
Tren melaksanakan ibadah umrah di musim dingin semakin diminati jamaah dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Selain karena suhu Arab Saudi yang lebih bersahabat, kebijakan visa umrah kini memungkinkan jamaah melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi wisata di luar Makkah dan Madinah.
Kombinasi ibadah dan wisata ini menjadikan musim dingin sebagai salah satu periode paling favorit untuk berkunjung ke Arab Saudi. Saat suhu menurun, wajah Saudi justru menampilkan sisi yang berbeda—lebih sejuk, meriah, dan penuh atraksi budaya.
Arab Saudi Tampil Berbeda Saat Musim Dingin
Musim dingin menghadirkan transformasi unik di Arab Saudi. Gurun menjadi lokasi festival, kota-kota besar dipenuhi hiburan malam, sementara kawasan dataran tinggi menawarkan udara sejuk yang jarang ditemui di musim panas.
Melihat tren tersebut, Otoritas Pariwisata Saudi merekomendasikan sejumlah destinasi wisata yang ideal dikunjungi jamaah umrah selama musim dingin.
Berikut 7 destinasi wisata musim dingin di Arab Saudi yang bisa masuk agenda perjalanan usai umrah:
1. AlUla dan Festival Winter at Tantora
AlUla menjadi salah satu ikon wisata musim dingin di Saudi. Melalui Festival Winter at Tantora, kawasan ini menghadirkan konser internasional, balon udara panas, serta instalasi seni modern di tengah lanskap tebing batu pasir dan situs bersejarah.
Perpaduan alam, sejarah, dan seni menjadikan AlUla destinasi unggulan saat winter.
2. Pesisir Laut Merah dan Kota Jeddah
Cuaca sejuk membuat kawasan Laut Merah ideal untuk snorkeling, diving, dan wisata bahari. Terumbu karang yang jernih berpadu dengan resor modern serta kawasan bersejarah Al-Balad di Jeddah.
Di musim dingin, Jeddah juga semarak dengan rangkaian acara Jeddah Season yang ramah keluarga.
3. Aseer dan Taif, Sejuknya Dataran Tinggi
Wilayah Aseer dan Taif menawarkan suasana yang kontras dari citra Saudi yang panas. Jamaah dapat menikmati kabut pagi, hutan pegunungan, ladang bertingkat, hingga kebun mawar Taif.
Di waktu tertentu, puncak bukit bahkan diselimuti embun beku tipis yang menambah keindahan alamnya.
4. Riyadh Winter Nights
Saat musim dingin, kehidupan kota Riyadh justru semakin hidup. Beragam acara dalam rangka Riyadh Season menghadirkan pasar terbuka, festival kuliner, konser musik, hingga instalasi seni.
Ibu kota Saudi ini menawarkan perpaduan wisata budaya di siang hari dan hiburan modern di malam hari dengan suhu yang nyaman.
5. Diriyah dan Bujairi Terrace
Tak jauh dari Riyadh, Diriyah menyuguhkan wisata sejarah di situs At-Turaif yang berstatus Warisan Dunia UNESCO. Sementara Bujairi Terrace menjadi magnet musim dingin dengan restoran terbuka, pertunjukan musik, dan panorama kawasan bersejarah yang dramatis di malam hari.
6. MDLBEAST Soundstorm
Musim dingin juga identik dengan festival musik berskala global. MDLBEAST Soundstorm di pinggiran Riyadh menjadi salah satu festival musik terbesar di Timur Tengah, menghadirkan DJ internasional, panggung futuristik, dan penonton dari berbagai negara.
7. Hail dan Dammam, Wisata Alternatif yang Lebih Tenang
Bagi jamaah yang menginginkan suasana lebih santai, Hail menawarkan seni cadas kuno, pasar tradisional, dan lanskap gurun luas. Sementara Dammam dan wilayah Provinsi Timur menghadirkan pantai ramah keluarga, Corniche yang sejuk, serta Half Moon Bay yang cocok untuk relaksasi usai ibadah.
Umrah Sekaligus Wisata, Pilihan Ideal di Musim Dingin
Dengan cuaca yang nyaman dan banyaknya destinasi menarik, umrah di musim dingin menjadi pilihan ideal bagi jamaah yang ingin memaksimalkan perjalanan spiritual sekaligus wisata. Perencanaan yang matang dan pemilihan jadwal yang tepat akan membuat pengalaman umrah semakin berkesan.
Sumber: himpuh.or.id



