Roma — Arab Saudi dan Italia mengeluarkan deklarasi bersama pada Kamis (28/8) yang menegaskan penolakan terhadap segala bentuk pemindahan paksa warga Palestina, serta menekankan bahwa pengaturan pasca perang Gaza harus dikaitkan dengan proses politik yang jelas dan terikat waktu.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, kedua negara menyerukan penghentian segera perang di Gaza, pembebasan semua sandera, serta akses penuh bantuan kemanusiaan ke wilayah Palestina.
Komitmen untuk Perdamaian di Timur Tengah
Saudi Arabia dan Italia menegaskan komitmennya pada perdamaian yang adil, aman, komprehensif, dan berkelanjutan di kawasan Timur Tengah. Keduanya juga mengecam tindakan sepihak maupun kekerasan di Tepi Barat yang berpotensi melemahkan solusi dua negara.
Deklarasi ini juga menuntut penyaluran tanpa hambatan bantuan kemanusiaan dan suplai penting ke Gaza, serta pembebasan dana pajak Palestina yang ditahan.
Tolak Pemindahan Warga Palestina
Pernyataan bersama itu menekankan penolakan tegas terhadap segala bentuk pemindahan atau pengusiran warga Palestina dengan dalih apa pun. Prinsip non-transfer dan non-expulsion harus dijunjung tinggi sesuai hukum internasional.
Pengaturan Pasca Perang Harus Lewat Jalur Politik
Arab Saudi dan Italia sepakat bahwa setiap pengaturan pasca perang hanya dapat diterima bila terkait dengan proses politik yang mampu mengakhiri pendudukan dan menghadirkan perdamaian yang adil serta menyeluruh.
Selain itu, kedua negara berkomitmen untuk menjajaki bentuk kerja sama konkret dalam memperkuat Otoritas Palestina, dengan mengacu pada prinsip solusi dua negara, demi mewujudkan perdamaian yang langgeng.
Sumber: saudigazette.com.sa
