Fenomena Salju Langka Selimuti Arab Saudi
Fenomena cuaca ekstrem kembali menghebohkan Arab Saudi. Kawasan pegunungan Jabal Al-Lawz di wilayah Tabuk dilaporkan diselimuti salju tebal pada Rabu, disertai kabut pekat dan angin dingin yang menusuk.
Berdasarkan laporan media setempat, suhu udara di wilayah tersebut tercatat turun drastis hingga mencapai minus 4 derajat Celsius, menjadikannya salah satu titik terdingin di Arab Saudi dalam beberapa waktu terakhir.
Kabut Tebal dan Angin Dingin Iringi Turunnya Salju
Selain salju, kabut tebal menutupi area dataran tinggi sehingga jarak pandang menjadi terbatas. Angin kencang yang bertiup dari wilayah pegunungan turut membawa suhu udara ke bawah titik nol.
Salju juga terpantau turun di kawasan Dataran Tinggi Trojena, disertai hujan ringan. Sementara itu, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur sejumlah wilayah lain, termasuk Bi’r bin Hirmas, Al-Uyaynah, Halat Ammar, Shigry, serta kawasan sekitarnya.
Jabal Al-Lawz Kembali Jadi Destinasi Musim Dingin Favorit
Turunnya salju di Jabal Al-Lawz kembali menjadikan kawasan ini sebagai destinasi musim dingin favorit bagi warga lokal maupun wisatawan. Lanskap pegunungan yang berubah menjadi hamparan putih menyerupai negeri salju menarik banyak pengunjung untuk menikmati suasana musim dingin yang jarang ditemui di kawasan Timur Tengah.
Jabal Al-Lawz, yang berarti Gunung Almond, terletak di barat laut Arab Saudi dengan ketinggian sekitar 2.580 meter di atas permukaan laut. Pegunungan ini memang dikenal hampir setiap tahun mengalami hujan salju, sehingga kerap menjadi ikon wisata musim dingin di Kerajaan Arab Saudi.
Peringatan Cuaca Ekstrem dari Otoritas Meteorologi
Sebelumnya, Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (NCM) telah mengeluarkan peringatan potensi salju ringan dan embun beku di wilayah dataran tinggi Tabuk dan Hail, serta sebagian wilayah dataran tinggi Madinah bagian timur laut.
NCM juga memprakirakan kondisi langit berawan hingga mendung yang disertai hujan dan badai petir di wilayah barat dan barat daya Arab Saudi. Bahkan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi memicu banjir bandang, disertai hujan es dan angin kencang, diprediksi melanda beberapa wilayah lain seperti Riyadh, Provinsi Timur, dan kawasan Perbatasan Utara.
Imbauan Kewaspadaan bagi Jamaah dan Wisatawan
Dengan meningkatnya intensitas cuaca ekstrem, otoritas setempat mengimbau masyarakat, jamaah, dan wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di wilayah pegunungan dan area rawan banjir.
Fenomena ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kondisi cuaca di Arab Saudi, terutama saat musim dingin, dapat berubah ekstrem dan memerlukan persiapan yang matang bagi siapa pun yang bepergian ke wilayah tersebut.
Sumber: himpuh.or.id
