PT. Alzam Amanah Baitullah
alzamtour.com

✈️ Pemerintah Siapkan Skema Baru: Pesawat Haji Akan Dipakai untuk Bawa Wisatawan Saudi ke Indonesia

Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan langkah inovatif dalam pengelolaan transportasi haji. Tidak hanya mengangkut jemaah ke Tanah Suci, pesawat-pesawat charter haji nantinya juga akan dimanfaatkan untuk membawa wisatawan asal Arab Saudi ke Indonesia saat penerbangan pulang.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan bahwa strategi ini merupakan bagian dari rencana besar untuk membangun ekosistem ekonomi haji yang lebih produktif dan berkelanjutan.

“Pesawat-pesawat yang membawa jemaah haji dari Indonesia bisa juga digunakan untuk membawa wisatawan dari Arab Saudi ke Tanah Air,” ujar Dahnil dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta.


🌍 Membangun Ekosistem Ekonomi Haji yang Lebih Luas

Selama ini, arus penerbangan haji dan umrah didominasi oleh jemaah Indonesia yang jumlahnya mencapai tiga juta orang per tahun.
Sebaliknya, wisatawan asal Arab Saudi yang datang ke Indonesia hanya sekitar 120 ribu orang per tahun.

Dahnil menilai, angka ini menunjukkan peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat hubungan pariwisata dengan Arab Saudi.

“Kita dorong Kementerian Pariwisata untuk lebih aktif mempromosikan destinasi Indonesia di Arab Saudi,” jelasnya.

Dengan memanfaatkan armada pesawat haji untuk sektor pariwisata, pemerintah berharap dapat:

  • Meningkatkan jumlah wisatawan asal Timur Tengah,
  • Menekan biaya operasional penerbangan haji,
  • Sekaligus memperkuat konektivitas udara antara Indonesia dan Arab Saudi.

🤝 Kolaborasi Kementerian Haji dan Kemenparekraf

Untuk mewujudkan rencana ini, Kementerian Haji dan Umrah berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Keduanya telah membentuk satuan tugas (task force) khusus untuk memperkuat promosi wisata Indonesia di Arab Saudi.

“Ibu Menteri Pariwisata dan Kementerian Haji sepakat akan bernegosiasi dengan pihak Arab Saudi bulan November ini,” ungkap Dahnil.

Selain Kemenparekraf, langkah ini juga melibatkan Kemenko Pangan dan Kemenko Perekonomian guna membangun ekosistem ekonomi haji secara menyeluruh — termasuk sektor pangan, transportasi, dan pengembangan kampung haji nasional yang akan dikelola oleh Danantara.


🕋 Ibadah Sekaligus Penggerak Ekonomi

Rencana besar ini akan dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) yang sedang disusun.
Harapannya, penyelenggaraan haji dan umrah tidak hanya menjadi kegiatan ibadah semata, tetapi juga motor penggerak ekonomi nasional.

Dahnil menegaskan, potensi ekonomi dari pergerakan jemaah haji dan wisatawan harus bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat Indonesia.

“Kita ingin penyelenggaraan haji dan umrah juga membuka peluang bagi UMKM, sektor transportasi, dan pariwisata nasional,” tutupnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

wpChatIcon
wpChatIcon
Scroll to Top