ALZAMTOUR.COM — Pemerintah Arab Saudi menandai Haji 2025 sebagai musim terbaik dalam setengah abad terakhir.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Tawfiq Al-Rabiah, dalam pembukaan Konferensi dan Pameran Haji ke-5 di Jeddah bertema “From Makkah to the World.”
Menurut Al-Rabiah, tingkat kepuasan jamaah tahun ini mencapai 91 persen, naik signifikan dari 74 persen pada 2022.
“Ini adalah haji terbaik dalam 50 tahun terakhir,” ujar Al-Rabiah, dikutip dari Saudi Gazette, Selasa (11/11).
🌙 Komitmen Kerajaan dalam Pelayanan Jamaah
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Emir Makkah, Pangeran Saud bin Mishaal, yang mewakili Raja Salman, menegaskan bahwa pelayanan terhadap jamaah bukan sekadar tugas administratif, melainkan tanggung jawab spiritual dan nasional.
Pelayanan haji, menurutnya, merupakan amanah yang telah dijaga sejak masa Raja Abdulaziz dan terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Sementara itu, Pangeran Faisal bin Salman, Ketua Dewan King Abdulaziz Foundation for Research and Archives (Darah), menambahkan bahwa haji bukan hanya perjalanan ibadah tahunan, tetapi juga catatan sejarah umat Islam yang mencerminkan perjalanan menuju tauhid.
Forum sejarah haji yang digelar bersamaan dengan konferensi tersebut menjadi langkah penting dalam mendokumentasikan transformasi penyelenggaraan haji — dari masa pra-Islam hingga era digital saat ini.
🕰️ Persiapan Matang dan Inovasi Layanan Haji 2025
Keberhasilan penyelenggaraan Haji 2025 tidak lepas dari persiapan panjang dan koordinasi lintas lembaga.
Al-Rabiah menyampaikan bahwa lebih dari 60% kontrak layanan dasar jamaah telah diselesaikan, sementara 50% infrastruktur situs suci telah rampung dengan target penyelesaian penuh sebelum 1 Dzulqaidah.
Selain itu, lebih dari 70% akomodasi dan hotel juga sudah siap digunakan — hasil kerja sama erat dengan Kementerian Pariwisata Arab Saudi.
Transformasi digital pun makin terasa lewat aplikasi Nusuk, yang kini memiliki lebih dari 40 juta pengguna global dan tengah mengembangkan fitur Nusuk AI untuk memudahkan jamaah merencanakan perjalanan ibadahnya.
🕋 Dari Layanan Lapangan Hingga Teknologi Cerdas
Selain peningkatan fasilitas fisik, 71 situs sejarah dan budaya di Makkah dan Madinah kini telah dikunjungi lebih dari 3 juta peziarah, dengan tingkat kepuasan mencapai 95%.
Peningkatan ini tidak hanya mencerminkan kemajuan teknologi, tetapi juga keseriusan Arab Saudi dalam memadukan tradisi spiritual dengan inovasi modern.
Selama konferensi berlangsung, sejumlah nota kesepahaman (MoU) juga ditandatangani antara berbagai lembaga untuk memperkuat kerja sama di bidang operasional, digitalisasi, dan pelayanan jamaah.
Langkah-langkah tersebut menjadi bukti nyata implementasi Saudi Vision 2030, yang menempatkan sektor Haji dan Umrah sebagai model global dalam pelayanan jamaah yang aman, efisien, dan berteknologi tinggi.
🌍 Haji Modern yang Tetap Menjaga Nilai Spiritual
Haji 2025 bukan sekadar perjalanan ibadah, tetapi juga simbol kemajuan peradaban Islam di era modern.
Dengan sistem yang semakin tertata, teknologi yang kian canggih, dan manajemen pelayanan yang terintegrasi, Arab Saudi berhasil menunjukkan bahwa inovasi dapat berjalan seiring dengan kekhusyukan ibadah.
Musim Haji tahun ini menjadi tonggak sejarah baru dalam pelayanan jamaah, menegaskan posisi Arab Saudi sebagai pemimpin global dalam penyelenggaraan haji modern tanpa kehilangan esensi spiritualnya.



