RIYADH — Otoritas keamanan Arab Saudi terus memperketat pengawasan terhadap pelanggar izin tinggal dan aturan keimigrasian. Dalam sepekan terakhir, sebanyak 11.849 pendatang ilegal telah dideportasi, menurut laporan resmi Kementerian Dalam Negeri Saudi.
Langkah ini merupakan hasil operasi gabungan antara berbagai lembaga keamanan dan instansi pemerintah yang dilakukan pada periode 2–8 Oktober 2025.
Lebih dari 21 Ribu Pelanggar Ditangkap
Dalam operasi tersebut, aparat Saudi berhasil menangkap 21.403 orang pelanggar dengan berbagai jenis pelanggaran.
Rinciannya mencakup:
- 12.439 pelanggar Undang-Undang Kependudukan,
- 4.650 pelanggar Keamanan Perbatasan, dan
- 4.314 pelanggar Hukum Ketenagakerjaan.
Sementara itu, 23.824 orang telah dirujuk ke perwakilan diplomatik masing-masing untuk pengurusan dokumen perjalanan. Sebanyak 2.764 orang lainnya tengah menyelesaikan proses reservasi tiket pemulangan.
Pelanggaran di Perbatasan dan Upaya Keluar Ilegal
Kementerian Dalam Negeri Saudi juga mencatat adanya 1.874 orang yang tertangkap saat berusaha menyeberang masuk ke wilayah Kerajaan secara ilegal.
Dari jumlah itu:
- 45% berasal dari Yaman,
- 54% dari Etiopia, dan
- 1% dari negara lain.
Selain itu, 36 orang ditangkap ketika mencoba meninggalkan wilayah Saudi tanpa dokumen resmi.
Penangkapan Jaringan Penampung dan Pengantar
Sebagai bagian dari operasi, otoritas juga menangkap 29 orang yang diduga memberikan tempat tinggal, transportasi, atau pekerjaan bagi pendatang ilegal.
Saat ini, sebanyak 31.344 warga asing — terdiri dari 29.840 pria dan 1.504 wanita — tengah menjalani proses hukum dan administratif sesuai peraturan yang berlaku.
Ancaman Hukuman Berat Bagi Pelaku Pelanggaran
Kementerian Dalam Negeri menegaskan bahwa siapa pun yang membantu atau memfasilitasi keberadaan pendatang ilegal akan dikenai sanksi tegas.
Hukum Saudi menetapkan hukuman hingga:
- 15 tahun penjara,
- denda maksimal 1 juta riyal, serta
- penyitaan kendaraan atau properti yang digunakan untuk membantu pelanggaran.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan aktivitas ilegal dengan menghubungi 911 di wilayah Makkah, Riyadh, dan Provinsi Timur, atau 999 dan 996 di wilayah lainnya.
Langkah Tegas untuk Keamanan Nasional
Kebijakan tegas ini sejalan dengan komitmen Saudi menjaga keamanan dalam negeri dan ketertiban publik, sekaligus memastikan hanya warga dan pekerja yang sah yang berada di wilayahnya.
Pemerintah menegaskan, pengawasan akan terus ditingkatkan demi menciptakan lingkungan sosial yang aman dan tertib bagi semua penduduk di Kerajaan.



