Dhahran, 24 Juli 2025 โ
King Abdulaziz Center for World Culture (Ithra) resmi membuka pendaftaran untuk Ithra Art Prize edisi ke-7, salah satu penghargaan seni kontemporer paling bergengsi di dunia Arab, dengan hadiah utama sebesar $100,000.
๐ Deadline pendaftaran: 16 Oktober 2025
๐ Tempat pameran: Ithra, Provinsi Timur, Arab Saudi (Spring 2026)
๐ Format Baru: 5 Finalis Akan Dipamerkan Bersama
Untuk pertama kalinya, Ithra Art Prize akan menampilkan lima finalis tambahan, yang masing-masing akan mendapatkan hibah produksi dan karyanya akan dipamerkan bersama pemenang utama dalam sebuah pameran kolektif di Ithra.
๐๏ธ โIthra Art Prize mendukung seniman yang berpikir kritis dan kreatif terhadap kondisi dan ide yang mencerminkan konteks kawasan kita,โ ujar Farah Abushullaih, Kepala Museum Ithra.
๐งโ๐จ Syarat Pendaftaran
- Terbuka untuk seniman individu atau kolektif berusia 18 tahun ke atas
- Berdarah Arab atau berdomisili di salah satu dari 22 negara Arab
- Dapat mengajukan karya baru atau karya lama yang dikontekstualisasi ulang
- Harus menampilkan kajian mendalam, keterlibatan intelektual, dan relevansi regional
๐ Jejak Para Pemenang Sebelumnya
Sejak diluncurkan tahun 2017, Ithra Art Prize telah mengangkat nama seniman Arab di panggung global.
Beberapa pemenang sebelumnya:
- Ayman Zedani (Edisi 1 โ Mem)
- Daniah Al Saleh
- Fahad bin Naif
- Nadia Kaabi-Linke
- Adel Abidin
- Obaid Alsafi
Karya-karya mereka telah tampil di Art Dubai, Biennale Seni Kontemporer Diriyah, Museum Hermitage Rusia, hingga AlUla Arts Festival.
๐ฏ Visi Ithra
Ithra terus menjadi pusat dialog budaya, inovasi artistik, dan produksi seni yang menjembatani suara lokal dengan audiens global.
